DENPASAR – Dalam upaya deteksi dini kesehatan remaja dan pencegahan penyakit tidak menular sejak dini, UPTD Puskesmas I Denpasar Selatan melaksanakan kegiatan skrining kesehatan bagi siswa kelas 7 SMP Kristen 1 Harapan, Denpasar. Kegiatan yang berfokus pada pengecekan kadar gula darah ini dilaksanakan sebagai bentuk sinergi nyata antara instansi kesehatan dan lembaga pendidikan.

Deteksi Dini untuk Generasi Sehat

Kegiatan yang berlangsung pada pagi hari ini menyasar seluruh siswa kelas 7. Selain pemeriksaan gula darah, tim medis dari Puskesmas I Denpasar Selatan juga melakukan pemantauan kesehatan umum lainnya seperti pengukuran tinggi badan, berat badan, dan tekanan darah.

Pemeriksaan gula darah pada usia remaja kini menjadi perhatian khusus mengingat adanya pergeseran pola makan dan gaya hidup yang berisiko memicu diabetes tipe 2 di usia muda.

“Kami ingin memastikan bahwa siswa tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kondisi fisik yang prima. Skrining ini adalah langkah preventif agar kita bisa mengintervensi lebih awal jika ditemukan indikasi masalah kesehatan,” ujar perwakilan tim medis di sela-sela kegiatan.

Bentuk Sinergitas Pelayanan

Pihak sekolah SMP Kristen 1 Harapan menyambut baik inisiatif ini. Kerjasama ini dinilai sangat membantu sekolah dalam memantau tumbuh kembang siswa secara berkala tanpa harus mengganggu jam pelajaran terlalu lama.

Poin Utama Kegiatan:

  • Target Sasaran: Siswa-siswi Kelas 7 SMP Kristen 1 Harapan.
  • Jenis Pemeriksaan: Skrining gula darah sewaktu, antropometri (TB/BB), dan edukasi gizi.
  • Tujuan: Deteksi dini faktor risiko Penyakit Tidak Menular (PTM) dan penguatan sinergi puskesmas-sekolah.

Edukasi Gaya Hidup Sehat

Tak hanya sekadar pemeriksaan fisik, para petugas kesehatan juga memberikan edukasi singkat mengenai pentingnya membatasi konsumsi gula, garam, dan lemak (GGL) serta rutin beraktivitas fisik. Hal ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran mandiri bagi para siswa untuk menjaga kesehatan mereka hingga dewasa nanti.

Dengan adanya kegiatan rutin seperti ini, diharapkan derajat kesehatan masyarakat di wilayah Denpasar Selatan, khususnya di kalangan pelajar, dapat terus meningkat dan terjaga dengan baik.