DENPASAR – SMP Kristen 1 Harapan kembali menunjukkan komitmennya dalam membentuk karakter siswa melalui kegiatan Projek Kokurikuler Lintas Mata Pelajaran. Mengambil napas Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5), sekolah ini menggelar serangkaian kegiatan edukatif yang melibatkan seluruh jenjang kelas dengan tema yang beragam dan relevan dengan tantangan zaman.
Kepala Sekolah SMP Kristen 1 Harapan menyampaikan bahwa projek ini bertujuan untuk memberikan pengalaman belajar nyata di luar kelas, di mana siswa tidak hanya mengejar nilai akademis, tetapi juga mengasah empati, kreativitas, dan kesehatan mental.
Tiga Jenjang, Tiga Misi Utama
Kegiatan yang berlangsung selama satu pekan ini membagi fokus berdasarkan tingkatan kelas untuk memastikan pesan yang disampaikan tepat sasaran:
- Kelas 7: Sehat Jiwa Raga; Hidup yang Seimbang Para siswa baru diajak untuk memahami pentingnya menjaga keharmonisan antara kesehatan fisik dan mental. Melalui lokakarya nutrisi, sesi meditasi, dan olahraga bersama, siswa diajarkan bahwa prestasi yang hebat bermula dari tubuh yang sehat dan pikiran yang tenang.
- Kelas 8: Kebhinekaan Tunggal Ika dalam Gerak dan Irama Suasana meriah menyelimuti area kelas 8. Para siswa mendalami kekayaan budaya Indonesia melalui seni tari. Tidak sekadar menghafal gerakan, mereka belajar tentang filosofi di balik tarian daerah dari berbagai pelosok negeri. Projek ini bertujuan menanamkan rasa toleransi dan kebanggaan atas identitas bangsa yang majemuk.
- Kelas 9: Bangunlah Jiwa Raga; Satu Hati Melawan Perundungan dengan Seni Sebagai kakak kelas, siswa kelas 9 mengambil peran yang lebih mendalam dengan isu sosial. Mengangkat tema anti-perundungan (anti-bullying), mereka mengekspresikan pesan-pesan kemanusiaan melalui media seni—mulai dari poster, pementasan drama singkat, hingga instalasi seni. Pesan utamanya jelas: Satu hati untuk menciptakan sekolah yang aman dan nyaman bagi semua.
Hasil Karya dan Penutupan
Puncak kegiatan ditandai dengan pameran karya dan pertunjukan seni di aula sekolah. Orang tua siswa yang hadir turut memberikan apresiasi tinggi melihat transformasi putra-putri mereka yang semakin percaya diri dan peduli terhadap lingkungan sekitar.
“Melalui projek lintas mata pelajaran ini, kami berharap siswa SMP Kristen 1 Harapan tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki jiwa yang kuat, cinta budaya, dan menjadi agen perubahan yang menolak segala bentuk kekerasan,” ujar salah satu koordinator projek.
Dengan terlaksananya kegiatan ini, SMP Kristen 1 Harapan terus membuktikan diri sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya berfokus pada buku teks, namun juga pada pembentukan karakter utuh bagi generasi masa depan.











