Denpasar, 9 Oktober 2026 — SMP Kristen 1 Harapan menyelenggarakan kegiatan Projek Kokurikuler bertema Cinta, Bangga, Paham Rupiah (CBP Rupiah) pada tanggal 5–9 Oktober 2026. Kegiatan ini dirancang sebagai sarana pembelajaran kontekstual untuk meningkatkan pemahaman peserta didik mengenai pentingnya Rupiah sebagai mata uang Negara Kesatuan Republik Indonesia, sekaligus menumbuhkan sikap bijak, bertanggung jawab, dan disiplin dalam mengelola keuangan sejak dini.

Melalui projek ini, peserta didik diajak untuk memahami bahwa Rupiah bukan sekadar alat pembayaran dalam kehidupan sehari-hari, melainkan juga simbol kedaulatan negara, identitas bangsa, dan salah satu unsur penting dalam kehidupan perekonomian Indonesia. Oleh karena itu, penggunaan Rupiah harus dilakukan dengan baik dan benar sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Kegiatan yang berlangsung selama lima hari ini dilaksanakan melalui berbagai aktivitas edukatif dan kreatif, mulai dari pembuatan presentasi, penyusunan majalah dinding (mading), perancangan tabungan, hingga senam bersama. Seluruh rangkaian kegiatan dirancang agar peserta didik tidak hanya memperoleh pengetahuan secara teoretis, tetapi juga mampu menerapkan nilai-nilai yang dipelajari dalam kehidupan sehari-hari.

Memahami Makna Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah

Tema Cinta, Bangga, Paham Rupiah merupakan bagian dari upaya edukasi untuk membangun kesadaran masyarakat, termasuk generasi muda, mengenai peran penting Rupiah dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Dalam pelaksanaan projek ini, peserta didik diperkenalkan pada tiga makna utama CBP Rupiah.

  1. Cinta Rupiah

Cinta Rupiah berarti mengenali, merawat, dan menjaga Rupiah sebagai alat pembayaran yang sah sekaligus simbol kedaulatan bangsa. Peserta didik diajak memahami pentingnya memperlakukan uang dengan baik, menjaga kebersihan dan keutuhan uang, serta mengenali ciri-ciri keaslian Rupiah melalui metode 3D, yaitu Dilihat, Diraba, dan Diterawang.

Sikap cinta Rupiah juga diwujudkan melalui kebiasaan menggunakan uang secara bijaksana, tidak merusak uang, serta menghargai nilai dan fungsi Rupiah dalam kehidupan sehari-hari.

  1. Bangga Rupiah

Bangga Rupiah berarti memiliki rasa bangga terhadap Rupiah sebagai identitas dan simbol kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Melalui pembelajaran ini, peserta didik mengenal berbagai gambar pahlawan nasional, kekayaan budaya, keindahan alam, serta unsur-unsur yang terdapat pada uang Rupiah.

Dengan mengenal nilai sejarah dan kebudayaan yang tercermin dalam Rupiah, peserta didik diharapkan semakin mencintai bangsa Indonesia, menghargai perjuangan para pahlawan, dan memiliki rasa bangga terhadap identitas nasional.

  1. Paham Rupiah

Paham Rupiah berarti memahami fungsi Rupiah dalam kegiatan perekonomian serta mampu menggunakannya secara bijak. Peserta didik belajar membedakan kebutuhan dan keinginan, menyusun prioritas pengeluaran, merencanakan tabungan, serta memahami pentingnya kebiasaan hidup hemat.

Selain itu, peserta didik diperkenalkan pada prinsip penggunaan Rupiah secara baik dan benar sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Dalam konteks Negara Kesatuan Republik Indonesia, Rupiah digunakan sebagai alat pembayaran yang sah sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang, dengan tetap memperhatikan ketentuan dan pengecualian yang diatur dalam peraturan perundang-undangan.

Rangkaian Kegiatan Projek Kokurikuler Selama Lima Hari

Selama tanggal 5–9 Oktober 2026, peserta didik mengikuti serangkaian aktivitas yang menggabungkan pengetahuan, keterampilan, kreativitas, kerja sama, dan pembentukan karakter. Setiap kegiatan memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk belajar melalui pengalaman langsung dan menghasilkan karya yang berkaitan dengan tema CBP Rupiah.

  1. Membuat Presentasi Edukatif tentang CBP Rupiah

Salah satu kegiatan utama dalam projek ini adalah pembuatan presentasi mengenai Cinta, Bangga, Paham Rupiah. Dalam kegiatan ini, peserta didik mengumpulkan informasi, mendiskusikan materi, menyusun pokok-pokok pembahasan, dan menyajikan hasil pemahaman mereka dalam bentuk presentasi.

Materi presentasi mencakup pengertian dan fungsi Rupiah, ciri-ciri keaslian uang Rupiah, cara merawat uang, sejarah dan identitas bangsa yang tercermin pada Rupiah, serta pentingnya mengelola uang secara bertanggung jawab.

Melalui kegiatan ini, peserta didik dilatih untuk berpikir kritis, memilah informasi, berkomunikasi secara efektif, dan bekerja sama dalam kelompok. Presentasi juga menjadi sarana untuk membangun keberanian menyampaikan pendapat serta melatih kemampuan berbicara di depan umum.

Kegiatan ini diharapkan membantu peserta didik memahami bahwa pengetahuan mengenai Rupiah tidak cukup hanya dihafalkan, tetapi perlu diterapkan dalam pengambilan keputusan sehari-hari, khususnya ketika menggunakan uang untuk memenuhi kebutuhan.

  1. Membuat Majalah Dinding (Mading) Bertema CBP Rupiah

Kreativitas peserta didik juga dikembangkan melalui pembuatan majalah dinding bertema Cinta, Bangga, Paham Rupiah. Mading menjadi media komunikasi visual yang digunakan untuk menyampaikan informasi, pesan edukatif, dan ajakan positif mengenai penggunaan Rupiah.

Peserta didik menuangkan gagasan dalam bentuk tulisan, ilustrasi, slogan, poster mini, dan informasi singkat seputar Rupiah. Konten yang dikembangkan dapat mencakup cara mengenali keaslian uang, ajakan merawat uang, makna gambar pada uang Rupiah, tips menghemat uang saku, serta pentingnya menabung untuk masa depan.

Proses pembuatan mading mendorong peserta didik untuk mengembangkan kreativitas, ketelitian, tanggung jawab, dan kemampuan bekerja sama. Setiap anggota kelompok belajar membagi tugas, menghargai pendapat teman, serta menyatukan ide menjadi sebuah karya yang informatif dan menarik.

Selain menjadi hasil karya projek, mading juga dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran bagi warga sekolah lainnya. Melalui informasi yang ditampilkan, pesan tentang pentingnya menghargai dan menggunakan Rupiah secara bijaksana dapat menjangkau lebih banyak peserta didik.

  1. Merancang Tabungan untuk Membiasakan Hidup Hemat

Kegiatan berikutnya adalah membuat rancangan tabungan sebagai bentuk penerapan nyata dari pemahaman mengenai pengelolaan keuangan. Dalam aktivitas ini, peserta didik diajak menyusun rencana menabung berdasarkan uang saku, kebutuhan sehari-hari, dan tujuan yang ingin dicapai.

Peserta didik belajar menentukan target tabungan, memperkirakan jumlah uang yang dapat disisihkan, menetapkan jangka waktu menabung, serta membedakan pengeluaran yang bersifat kebutuhan dan keinginan.

Melalui rancangan tersebut, peserta didik memahami bahwa menabung bukan sekadar menyimpan sisa uang, melainkan kebiasaan merencanakan keuangan secara teratur. Kebiasaan menyisihkan sebagian uang secara konsisten dapat membantu membentuk sikap disiplin, mandiri, sabar, dan bertanggung jawab.

Kegiatan ini juga menanamkan pemahaman bahwa pengelolaan uang yang baik tidak ditentukan oleh besar atau kecilnya uang yang dimiliki, tetapi oleh kemampuan seseorang dalam menentukan prioritas dan menggunakan uang sesuai kebutuhan.

Dengan demikian, projek CBP Rupiah menjadi kesempatan bagi peserta didik untuk mulai membangun kebiasaan finansial yang sehat, yang dapat bermanfaat hingga dewasa kelak.

  1. Senam Bersama untuk Membangun Kebersamaan dan Pola Hidup Sehat

Selain kegiatan yang berfokus pada literasi keuangan, rangkaian Projek Kokurikuler CBP Rupiah juga diisi dengan kegiatan senam bersama. Aktivitas ini memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk bergerak aktif, menjaga kebugaran tubuh, dan mempererat hubungan antarsiswa.

Senam bersama menjadi kegiatan yang menyenangkan sekaligus sarana pembentukan karakter. Melalui aktivitas ini, peserta didik belajar mengikuti instruksi, menjaga kekompakan, menghargai teman, dan membangun semangat kebersamaan.

Kegiatan fisik juga mengingatkan peserta didik bahwa pendidikan tidak hanya berkaitan dengan penguasaan pengetahuan akademik, tetapi juga mencakup pembentukan kebiasaan hidup sehat, pengembangan keterampilan sosial, serta keseimbangan antara kesehatan fisik dan mental.

Dengan suasana yang penuh semangat, senam bersama turut mendukung terciptanya lingkungan sekolah yang positif, sehat, dan menyenangkan.

Menanamkan Prinsip Penggunaan Rupiah yang Baik dan Benar

Salah satu tujuan penting dari kegiatan ini adalah menumbuhkan kesadaran peserta didik mengenai prinsip penggunaan Rupiah yang baik dan benar. Pemahaman ini perlu ditanamkan sejak usia sekolah agar generasi muda mampu menghargai mata uang nasional dan menggunakannya secara bertanggung jawab.

Prinsip tersebut diwujudkan melalui beberapa kebiasaan positif, antara lain:

  • Menggunakan Rupiah sesuai fungsinya sebagai alat pembayaran yang sah di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia, dengan memperhatikan ketentuan dan pengecualian yang berlaku.
  • Merawat uang Rupiah, antara lain dengan tidak meremas, mencoret, melubangi, membasahi secara sengaja, atau merusaknya.
  • Mengenali keaslian Rupiah dengan memahami metode 3D, yaitu Dilihat, Diraba, dan Diterawang.
  • Mengelola uang secara bijaksana dengan menyusun prioritas kebutuhan, menghindari pemborosan, dan membiasakan diri menabung.
  • Menghargai Rupiah sebagai simbol negara dengan memahami nilai sejarah, budaya, dan identitas bangsa yang terkandung di dalamnya.

Melalui pembiasaan tersebut, peserta didik diharapkan mampu menjadi generasi yang tidak hanya memahami fungsi uang, tetapi juga memiliki sikap disiplin, jujur, bertanggung jawab, dan bijak dalam mengambil keputusan keuangan.

Mengembangkan Karakter melalui Pembelajaran Kolaboratif

Pelaksanaan Projek Kokurikuler CBP Rupiah memberikan ruang bagi peserta didik untuk belajar secara aktif melalui proses diskusi, perencanaan, pembuatan karya, dan kegiatan bersama. Pengalaman tersebut mendukung pengembangan berbagai karakter positif yang penting bagi kehidupan di sekolah maupun masyarakat.

Dalam proses pengerjaan presentasi dan mading, peserta didik belajar berkolaborasi, membagi tanggung jawab, menghargai perbedaan pendapat, serta menyelesaikan tugas bersama. Ketika merancang tabungan, mereka berlatih mengatur prioritas, menetapkan tujuan, dan membangun kedisiplinan. Sementara itu, melalui senam bersama, peserta didik mengembangkan semangat kebersamaan, sportivitas, dan kepedulian terhadap kesehatan.

Kegiatan ini juga mendukung pengembangan dimensi karakter yang sejalan dengan semangat Profil Pelajar Pancasila, seperti gotong royong, kemandirian, kreativitas, dan penalaran kritis.

Pembelajaran melalui projek memungkinkan peserta didik menghubungkan materi yang dipelajari dengan situasi nyata. Dengan demikian, nilai-nilai yang ditanamkan diharapkan tidak berhenti pada kegiatan sekolah, tetapi berlanjut dalam kebiasaan sehari-hari, baik di rumah maupun di lingkungan masyarakat.

Harapan dan Dampak Positif Kegiatan

Melalui pelaksanaan Projek Kokurikuler bertema Cinta, Bangga, Paham Rupiah, SMP Kristen 1 Harapan berharap peserta didik semakin memahami pentingnya Rupiah dalam kehidupan berbangsa dan bernegara serta mampu menerapkan prinsip penggunaan uang yang baik dan benar.

Kegiatan ini diharapkan memberikan dampak positif berupa meningkatnya pengetahuan peserta didik tentang Rupiah, tumbuhnya rasa bangga terhadap mata uang nasional, berkembangnya kreativitas melalui karya edukatif, serta terbentuknya kebiasaan menabung dan mengelola uang secara bertanggung jawab.

Lebih jauh, peserta didik diharapkan mampu menjadi agen edukasi sederhana di lingkungan keluarga dan masyarakat dengan membagikan pengetahuan yang diperoleh selama kegiatan. Dengan cara ini, semangat Cinta, Bangga, Paham Rupiah dapat berkembang tidak hanya di lingkungan sekolah, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari.

Pelaksanaan projek ini sekaligus menjadi wujud komitmen sekolah untuk menghadirkan pembelajaran yang bermakna, kontekstual, dan berorientasi pada pembentukan karakter. Pendidikan diharapkan tidak hanya membekali peserta didik dengan pengetahuan, tetapi juga menumbuhkan kebiasaan baik yang mendukung kemandirian dan tanggung jawab mereka pada masa depan.

Penutup

Projek Kokurikuler Cinta, Bangga, Paham Rupiah yang berlangsung pada 5–9 Oktober 2026 menjadi salah satu bentuk pembelajaran yang mengintegrasikan literasi keuangan, kreativitas, kolaborasi, dan pendidikan karakter. Melalui pembuatan presentasi, mading, rancangan tabungan, serta senam bersama, peserta didik memperoleh kesempatan untuk belajar secara aktif, menyenangkan, dan relevan dengan kehidupan nyata.

Semangat CBP Rupiah diharapkan terus tumbuh dalam diri setiap peserta didik, sehingga mereka semakin mencintai Rupiah, bangga terhadap identitas bangsa, dan memahami cara menggunakan serta mengelola uang dengan bijaksana.

Cinta Rupiah, Bangga Rupiah, Paham Rupiah — generasi cerdas, berkarakter, dan bertanggung jawab dalam mengelola keuangan demi masa depan Indonesia yang lebih baik.

Catatan redaksi: Berita ini disusun berdasarkan informasi kegiatan yang diberikan. Sebelum diterbitkan, sekolah dapat menambahkan nama kepala sekolah, koordinator projek, guru pendamping, kelas yang terlibat, serta dokumentasi kegiatan agar berita lebih lengkap dan sesuai dengan pelaksanaan di lapangan.