Denpasar, 5 Agustus 2026 — SMP Kristen 1 Harapan melaksanakan kegiatan Pertemuan Orang Tua/Wali Murid Kelas VII sebagai bagian dari upaya membangun komunikasi, sinergi, dan kerja sama yang erat antara sekolah dengan orang tua dalam mendukung proses pendidikan dan perkembangan peserta didik.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Rabu, 5 Agustus 2026 ini dihadiri oleh orang tua/wali murid kelas VII, jajaran pimpinan dan guru SMP Kristen 1 Harapan, serta perwakilan dari Yayasan Perguruan Kristen Harapan (YPKH). Pertemuan berlangsung dalam suasana terbuka dan penuh antusiasme sebagai langkah awal membangun hubungan yang positif antara sekolah dan keluarga peserta didik.

Dalam pertemuan tersebut, sekolah menyampaikan berbagai informasi penting terkait program-program sekolah, arah pembinaan peserta didik, serta tata tertib yang berlaku di lingkungan SMP Kristen 1 Harapan. Penyampaian tata tertib menjadi bagian penting agar orang tua memahami aturan dan budaya sekolah sehingga dapat memberikan pendampingan yang sejalan di lingkungan keluarga.

Selain itu, pengurus Yayasan Perguruan Kristen Harapan turut menyampaikan program dan kebijakan yayasan sebagai bagian dari penguatan komitmen bersama dalam memberikan layanan pendidikan yang berkualitas. Penyampaian tersebut memberikan gambaran kepada orang tua mengenai visi, program, serta dukungan yayasan terhadap perkembangan sekolah dan peserta didik.

Penyampaian Hasil Psikotest Menjadi Agenda Utama

Salah satu agenda terpenting dalam pertemuan ini adalah penyampaian hasil psikotes peserta didik kelas VII. Psikotes sebelumnya telah diikuti oleh peserta didik sebagai bagian dari upaya sekolah untuk memperoleh gambaran mengenai potensi, karakteristik, dan aspek perkembangan peserta didik.

Pelaksanaan psikotes dilakukan oleh Yayasan Pelita Multi Talenta, lembaga yang bergerak dalam bidang psikologi. Hasil psikotes tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu informasi pendukung bagi sekolah dan orang tua dalam memahami karakter serta potensi masing-masing peserta didik.

Melalui penyampaian hasil psikotes, orang tua memperoleh gambaran yang lebih komprehensif mengenai kondisi dan potensi anak. Informasi tersebut diharapkan dapat menjadi dasar bagi orang tua dan sekolah untuk memberikan pendampingan, pembinaan, serta strategi belajar yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing peserta didik.

Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat pemahaman bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi membutuhkan kolaborasi antara sekolah, orang tua, yayasan, dan peserta didik.

Membangun Kolaborasi untuk Mendukung Perkembangan Peserta Didik

Pertemuan orang tua/wali murid kelas VII ini bukan sekadar kegiatan penyampaian informasi, tetapi menjadi ruang untuk membangun komunikasi dan kepercayaan antara sekolah dan keluarga. Dengan komunikasi yang baik, berbagai kebutuhan peserta didik dapat lebih cepat dikenali dan ditindaklanjuti secara bersama-sama.

SMP Kristen 1 Harapan berharap kerja sama yang telah terjalin dapat terus ditingkatkan sehingga setiap peserta didik mendapatkan dukungan yang optimal, baik dalam aspek akademik, karakter, sosial, maupun perkembangan pribadi.

Kehadiran dan partisipasi orang tua/wali murid dalam kegiatan ini menjadi wujud nyata dukungan terhadap pendidikan anak. Sinergi yang kuat antara sekolah dan keluarga diharapkan mampu menciptakan lingkungan pendidikan yang positif, aman, dan mendukung setiap peserta didik untuk berkembang sesuai dengan potensi terbaiknya.

SMP Kristen 1 Harapan — Bersama Orang Tua Mendidik dan Mengembangkan Potensi Generasi Masa Depan.