Denpasar, 4–6 Juni 2026 – Seluruh peserta didik KELAS 7 SMP Kristen 1 Harapan mengikuti kegiatan Pramuka Blok yang diselenggarakan selama tiga hari, mulai 4 hingga 6 Juni 2026. Kegiatan ini merupakan program wajib sekolah yang bertujuan memberikan pembekalan dasar kepramukaan sekaligus membentuk karakter peserta didik melalui pengalaman belajar yang menyenangkan, disiplin, dan penuh tantangan.

Selama kegiatan berlangsung, para peserta mengikuti berbagai aktivitas yang dirancang untuk melatih keterampilan, kerja sama, dan kepemimpinan. Berdasarkan dokumentasi kegiatan, peserta tampak antusias mengikuti latihan pionering, apel malam, hingga kegiatan lapangan yang menuntut kekompakan serta kemampuan menyelesaikan tugas secara berkelompok.

Pramuka Blok menjadi sarana orientasi yang efektif untuk mengenalkan nilai-nilai dasar Gerakan Pramuka, seperti disiplin, tanggung jawab, gotong royong, serta kepedulian terhadap sesama dan lingkungan. Melalui setiap kegiatan, peserta didorong untuk saling membantu, berkomunikasi dengan baik, dan mengambil keputusan bersama dalam menyelesaikan tantangan yang diberikan.

Selain mengembangkan keterampilan kepramukaan, kegiatan ini juga memberikan pengalaman berharga dalam membangun hubungan antarpeserta. Interaksi selama kegiatan mampu mempererat rasa kebersamaan, memperluas pertemanan, dan menumbuhkan semangat persatuan di lingkungan sekolah. Nilai-nilai tersebut menjadi bekal penting bagi peserta didik dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah maupun di masyarakat.

Kepala sekolah dan para pembina Pramuka berharap kegiatan Pramuka Blok tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi juga menjadi momentum bagi peserta didik untuk menerapkan nilai-nilai Tri Satya dan Dasa Dharma Pramuka dalam kehidupan sehari-hari. Dengan karakter yang kuat, sikap mandiri, dan semangat bekerja sama, diharapkan seluruh peserta dapat tumbuh menjadi generasi yang berintegritas, peduli, serta cinta tanah air.

Kegiatan Pramuka Blok 2026 berlangsung dengan tertib dan lancar berkat kerja sama seluruh panitia, pembina, guru pendamping, serta partisipasi aktif para peserta. Semangat yang ditunjukkan selama tiga hari pelaksanaan menjadi bukti bahwa pendidikan karakter melalui kepramukaan tetap relevan dalam membentuk generasi muda yang tangguh, bertanggung jawab, dan siap menghadapi berbagai tantangan di masa depan